Sistem Informasi Manajemen Data Relawan
& Saran Kesiapsiagaan Bencana
Berbasis
Rule-Based Reasoning
Platform informasi Desa Tangguh Bencana (DESTANA)
di Kabupaten Indramayu
Apa itu SIM RBR?
SIM RBR (Sistem Manajemen Data Relawan dan Saran Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rule-Based Reasoning) merupakan sistem yang digunakan untuk membantu monitoring tingkat kesiapsiagaan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kabupaten Indramayu. Sistem ini mengelola data relawan, pelatihan, peralatan, dan tingkat risiko bencana untuk menghasilkan nilai, status, serta saran kesiapsiagaan secara terintegrasi.
Manfaat SIM RBR
- Membantu monitoring tingkat kesiapsiagaan DESTANA.
- Mengelola data relawan, pelatihan, peralatan, dan risiko secara terintegrasi.
- Menghasilkan nilai dan status kesiapsiagaan desa secara objektif.
- Memberikan saran kesiapsiagaan sebagai bahan pendukung evaluasi bencana.
Rule-Based Reasoning
Rule-Based Reasoning (RBR) merupakan metode penalaran berbasis aturan IF-THEN yang digunakan dalam sistem untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) berdasarkan empat variabel utama:
Sistem menerapkan metode Forward Chaining untuk menghasilkan nilai, status kesiapsiagaan desa dan saran kesiapsiagaan berdasarkan data yang tersedia.
Status kesiapsiagaan yang dihasilkan meliputi:
SIAP CUKUP SIAP BELUM SIAPTingkat Ketangguhan DESTANA
SIAP
CUKUP SIAP
BELUM SIAP
Alur Kerja SIM RBR
Proses pengelolaan data kesiapsiagaan desa menggunakan Rule-Based Reasoning dengan teknik Forward Chaining
1. Input Data Kesiapsiagaan
Data relawan, pelatihan, peralatan, dan tingkat risiko desa dimasukkan ke dalam sistem.
2. Perhitungan Nilai RBR
Sistem mengeolah data menggunakan metode Rule-Based Reasoning dengan teknik Forward Chaining.
3. Hasil Kesiapsiagaan
Sistem menghasilkan nilai RBR, persentase kesiapsiagaan, dan status desa.
4. Saran Kesiapsiagaan
Sistem memberikan saran kesiapsiagaan berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh.